Ingin Hidup Lebih Baik? Matikan Ponsel Anda!
Dalam buku Sleeping With Your Smartphone, Lisa Perlow memaparkan detil degan kehidupan profesional masa kini yang mendapatkan banyak keuntungan dengan ponsel, tetapi juga kerugian di sisi kehidupan pribadi.
“Ketika aku memberitahu mereka harus mematikan ponselnya, kebanyakan mengatakan ‘Aku tidak mau. Aku seorang workaholic. Aku sukses karena perangkat ini. Ini adalah pilihan hidupku’. Padahal mematikan ponsel sejenak bisa mendatangkan hal positif bagi Anda, karena semakin banyak Anda merespon, semakin banyak orang mengirimkan email kepada Anda,” ujar Perlow kepada FastCompany.
Perlow menambahkan, meskipun banyak orang yang mengklaim workaholic dan membuat keputusan selalu on-call, ternyata banyak manajemen perusahaan yang mengatakan kepada mereka untuk mematikan ponselnya dan mencari waktu luang di luar pekerjaan.
“Mereka sebenarnya menyukai waktu luang dan tidak merasa terjerumus dalam pekerjaannya. Yang mereka lakukan dengan ponselnya hanya menunggu balasan pesan dari teman-temannya di waktu luang,” ungkap Perlow.
Dengan adanya masalah tersebut, Perlow mengaku ingin menginpirasi pemimpin perusahaan untuk menyadari bahwa ponsel merupakan sesuatu yang mengganggu semua orang karena karyawan dipaksa seperti bekerja nonstop bahkan ketika mereka sedang berada di rumah, berlibur, atau di tempat tidur.
“Ini adalah masalah besar, masalah organisasi, masalah sosial, dan bukan sesuatu yang bagi seorang manajer ke atas dapat melakukannya dengan mudah,” tandasnya.





