Dalam setiap aplikasi chatting atau sms
pasti Anda sering menggunakan emoticon untuk menunjukkan ekspresi Anda
saat itu. Sehingga Anda tak asing lagi kan dengan gambar-gambar bulat
kuning penuh ekspresi tersebut? Berdasarkan sebuah survey oleh Yahoo!,
dari 40.000 akun Yahoo! Messenger 82 persennya menggunakan emoticon
untuk percakapan. Sebanyak 57 persen dari mereka mengatakan bahwa lebih
senang menggunakan emoticon untuk mengungkapkan ekspresi mereka daripada
harus mengetikkan kata-kata ekspresi.
Tapi sebenarnya emoticon memiliki sejarah tersendiri mengapa bisa digunakan dalam setiap aplikasi chatting.
Emoticon berasal dari dua kata yakni Emotion dan Icon yang dijadikan satu menjadi Emoticon.
Emoticon ini menunjukkan ekspresi seseorang dalam bentuk komunikasi
textual sehingga orang lain bisa mengerti kondisi seseorang saat diajak
berbicara dalam bentuk text. Dalam sejarahnya, Emoticon pertama kali
diciptakan tepatnya 19 September 1982 oleh Scott Fahlman di Universitas
Carniegie Mellon Pennsylvania. Ia pertama kali menuliskann kode ini pada
bulletin di kampus tempatnya mengajar. Kemudian Scott mengembangkan
penggunaan emoticon saat menulis pesan dengan kode ASCII murni yang saat
itu hanya ada dua ekspresi kebahagiaan dan kesediaan.
Kemudian emoticon kian berkembang menjadi
bentuk grafis sehingga tidak perlu diketik. Model grafis ini
dikembangkan oleh perusahaan IT terkemuka seperti Yahoo, Microsoft dan
Google yang digunakan untuk aplikasi pesan mereka seperti Yahoo!
Messenger, AIM, Windows Live Messenger, ICQ, Gmail. Selain itu
gambar-gambarnya juga beragam ekspresi dan menjadikan emoticon harus ada
dalam setiap layanan chatting dan pesan singkat.





